Aksara Jawa Kita

Aksara Murda: 8 Aksara & Cara Pakainya

Aksara murda adalah delapan aksara khusus dalam aksara Jawa yang dipakai sebagai tanda penghormatan — terutama untuk menuliskan nama orang, gelar, dan tempat yang dimuliakan. Bentuknya lebih rumit dan berhias dibanding aksara biasa, dan tidak setiap aksara memilikinya.

Delapan aksara murda dalam aksara Jawa
Kedelapan aksara murda: Na, Ka, Ta, Sa, Pa, Nya, Ga, dan Ba.

Apa itu aksara murda?

Kata murda berarti “kepala” atau “yang diutamakan”. Aksara murda dipakai untuk menandai sesuatu yang dihormati, mirip fungsi huruf kapital pada nama diri dalam tulisan Latin — tetapi tidak sama persis. Aksara murda bukan pengganti setiap huruf besar, melainkan tanda kemuliaan yang penggunaannya mengikuti kebiasaan, bukan aturan mekanis.

Delapan aksara murda

Dari dua puluh aksara dasar, hanya delapan yang memiliki bentuk murda:

Aksara murda Bunyi Unicode
ꦟ Na U+A99F
ꦑ Ka U+A991
ꦡ Ta U+A9A1
ꦯ Sa U+A9AF
ꦦ Pa U+A9A6
ꦘ Nya U+A998
ꦓ Ga U+A993
ꦨ Ba U+A9A8

Karena hanya ada delapan, aksara yang tidak punya bentuk murda tetap ditulis dengan aksara biasa walaupun berada pada nama yang dihormati.

Kapan aksara murda dipakai?

Aksara murda umumnya dipakai pada aksara pertama dari nama orang, gelar kebangsawanan, atau nama tempat yang dimuliakan. Perhatikan contoh berikut.

Tulisan Aksara Jawa memiliki beberapa variasi penulisan yang sama-sama sah. Hasil alat ini bukan rujukan resmi. © 2026 Aksara Jawa Kita. Konversi berjalan sepenuhnya di peramban Anda.